Bangun tidur
ku terus mandi …
tidak lupa
menggosok gigi … (sepenggal lagu masa kecil)
Sepagi apa
kita bangun ? Pukul empat (kira-kira setengah jam sebelum adzan Subuh
berkumandang) adalah waktu paling tepat untuk bangun pagi. Ada waktu untuk
membersihkan diri dan berwudhu untuk shalat tahajud dan berdzikir. Oya … minum
air putih minimal satu gelas yah … Shalat subuhpun dilakukan di awal waktu.
Buka jendela! Keluarlah untuk senam ringan lalu hiruplah udara pagi yang masih
bersih dan segar. Cukup seperempat jam. Bila punya tugas membuat sarapan,
buatlah yang sederhana dan ringan saja (jus buah / sayur, nasi goreng, bubur
oat, dadar telur, segelas susu, atau roti oles selai). Setelah keringat kering,
mandi pagi deh … waktu baru menunjukkan pukul setengah enam pagi : semua sudah
beres.
Loh!
Cantiknya dimana dong ?! He3 … mau tahu jawabannya ? …
Pertama :
Cantik di hadapan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang … kita sudah bergegas
menemui-Nya di waktu yang paling disukai-Nya. Waktu ketika para malaikat
diturunkan-Nya untuk menjemput doa-doa hamba-Nya. Waktu paling mesra yang telah
disediakan Illahi Rabbi untuk hamba-Nya agar dapat berkomunikasi dalam
heningnya sepertigamalam terakhir.
Kedua :
Cantik di hadapan alam semesta : udara pagi yang bersih dan segar. Kaya oksigen
sangatlah berguna untuk kesehatan tubuh kita. Tubuh yang sehat tentu terlihat
lebih cantik bukan ? Hijau dedaunan membuat mata kita juga makin bersinar.
Kokok ayam mengajak kita tersenyum menyambut terbitnya matahari. Wajah terlihat
semakin cantik bila dihiasi senyum …
Ketiga :
Cantik di hadapan seluruh penghuni rumah. Oh … tentu saja mereka akan bahagia
bila setiap pagi dapat menikmati masakan (walau sederhana dan ringan) buatan
tangan ibu tersayang. Makanan dan minuman sehat. Jus buah / sayur dan air putih
sangat bermanfaat untuk membantu menghilangkan segala racun di dalam tubuh.
Karbohidrat dan protein berguna agar tubuh penuh energi. Tak kalah pentingnya
nutrisi otak juga diperlukan agar aktifitas belajar dan berfikir dapat berjalan
dengan optimal. Kita menjadi cantik karena kebaikan hati dan curahan kasih
sayang kepada suami dan anak-anak.
Keempat :
Cantik di hadapan diri sendiri. Penting sekali … merasa cantik (lahir dan
batin) dengan menjaga kebersihan diri. Mandi pagi dengan air dingin … wuih …
segar sekali rasanya. Kulit bersih, rambut wangi, gigi harum, dan sekali lagi …
hiasi wajah cantik dengan senyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar